Lembar Kerja Lighting / Penata Cahaya

Posted: February 25, 2013 in Let's Make A Movie
  Lighting With Red Head
 
  Tata cahaya adalah seni pengaturan cahaya dengan mempergunakan peralatan pencahayaan agar kamera mampu melihat obyek dengan jelas, dan menciptakan ilusi sehingga penonton mendapatkan kesan adanya jarak, ruang, waktu dan suasana dari suatu kejadian yang dipertunjukkan dalam suatu pementasan. Seperti halnya mata manusia, kamera video membutuhkan cahaya yang cukup agar bisa berfungsi secara efektif. Dengan pencahayaan penonton akan bisa melihat seperti apa bentuk obyek, di mana dia saling berhubungan dengan obyek lainnya, dengan lingkungannya, dan kapan peristiwa itu terjadi.
 
Tugas utama penata cahaya adalah merencanakan sekaligus memainkan pencahayaan pada saat pementasan / shooting berjalan sehingga pencahayaan mendukung penciptaan latar suasana panggung / hasil visual. Jelas bahwa penata caha perlu berkoordinasi dengan penata kameramen maupun artistik. Seorang penata cahaya harus memiliki pengetahuan memadai dalam hal mixer cahaya.
 
Tugasnya pun mempunyai tahapan – tahapan dalam pembuatan film diantaranya pra – produksi, produksi, pasca produksi.
 
1.  Pra Produksi
 
            Prosedur atau langkah kerja lighting dalam pra produksi pada dasarnya dibuat untuk mempermudah kerja seseorang. Dapat diketahui bahwa kerja penata cahaya tidak hanya sekedar menata lampu, menghidupkan, dan mematikannya akan tetapi ada prosedur yang harus dilewati sebelumnya yaitu :
  1. Mempersiapkan semua kebutuhan dalam segi pencahayaan, baik dari sepesifikasi lighting hingga filter yang akan digunakan .
  2. Memeriksa semua alat yang akan di pakai serta berkordinasi dengan kru.
  3. Mempelajari Naskah, adalah bahan dasar ekspresi artistic suatu pementasan. Semua kreativitas yang dihasilkan mengacu pada adegan yang dipilih. Tidak hanya sutradara dan aktor yang perlu mempelajari naskah. Penata cahaya pun perlu mempelajari naskah. Berbeda dengan aktor yang berkutat pada karakter tokoh peran, penata cahaya mempelajari adegan / lakon untuk menangkap maksud lakon serta mempelajari detil latar waktu, dan tempat kejadian peristiwa.
  4. Diskusi Dengan Sutradara, Setelah mempelajari naskah dan mendapatkan gambaran keseluruhan kejadian peristiwa lakon, penata cahaya perlu mengetahui interpretasi dan keinginan sutradara mengenai lakon yang hendak dimainkan tersebut. Mungkin sutradara menghendaki penonjolan pada adegan tertentu atau bahkan menghendaki efek khusus dalam persitiwa tertentu. Catatan penata cahaya yang didapatkan setelah mempelajari naskah digabungkan dengan catatan dari sutradara sehingga gambaran keseluruhan pencahayaan yang diperlukan didapatkan.
  5. Mempelajari desain Tata Busana, lebih khusus adalah untuk menyesuaikan warna dan bahan yang digunakan dalam tata busana. Seperti yang telah disebut di atas, bahan-bahan tertentu dapat menghasilkan refleksi tertentu serta warna tertentu dapat memantulkan warna cahaya atau menyerapnya. Untuk menghindari hal – hal yang tidak dinginkan maka kerjasama antara penata cahaya dan penata busana perlu dijalin.
Hal ini berkaitan juga dengan catatan sutradara. Misalnya, dalam satu peristiwa sutradara menghendaki cahaya berwarna kehijauan untuk menyimbolkan sebuah mimpi, penata busana juga membuat baju berwarna hijau untuk menegaskan suasana tersebut. Penata cahaya bisa memberikan saran penggunaan warna hijau pada busana karena warna hijau cahaya jika mengenai warna hijau tertentu pada busana bisa saling meniadakan. Artinya, warna hijau yang ingin ditampilkan justru hilang. Untuk itu, diskusi dan saling mempelajari desain perlu dilakukan.
 
6.   Membuat Konsep, Setelah mendapatkan keseluruhan gambaran dan pemahaman penata cahaya mulai membuat konsep pencahayaan. Konsep ini hanya berupa gambaran dasar penata cahaya terhadap lakon dan pencahayaan yang akan diterapkan untuk mendukung lakon tersebut. Warna, intensitas, dan makna cahaya dituangkan oleh penata cahaya pada konsepnya. Tidak hanya penggambaran suasana yang dituangkan tetapi bisa saja simbol – simbol tertentu yang hendak disampaikan untuk mendukung makna adegan. Misalnya, dalam satu adegan di ruang tamu ada gambar besar seorang pejuang yang dipasang di dinding. Untuk memberi kesan bahwa pemiliki rumah sangat mengagumi tokoh tersebut maka gambar diberi pencahayaan khusus. Juga dalam setiap perubahan dan perjalanan adegan konsep pencahayaan digambarkan. Konsep bisa ditulis atau ditambahi dengan gambar rencana dasar. Intinya, komsep ini membicarakan gagasan pencahayaan lakon yang akan dimainkan menurut penata cahaya. Selanjutnya konsep didiskusikan dengan sutradara untuk mendapatkan kesesuaian dengan rencana artistik secara keseluruhan.
 
7.   Plot Tata Cahaya, Konsep yang sudah jadi dan disepakati selanjutnya dijabarkan secara teknis pertama kali dalam bentuk plot tata cahaya. Plot ini akan memberikan gambaran laku tata cahaya mulai dari awal sampai akhir pertunjukan. Seperti halnya sebuah sinopsis cerita, perjalanan tata cahaya ditgambarkan dengan jelas termasuk efek cahaya yang akan ditampilkan dalam adegan demi adegan. Plot ini juga merupakan cue atau penanda hidup matinya cahaya pada area tertentu dalam adegan tertentu. Dengan membuat plot maka penata cahaya bisa memperhitungkan jenis lampu serta warna cahaya yang dibutuhkan, memperkirakan lamanya waktu penyinaran area atau aksi  tertentu, merencanakan pemindahan aliran cahaya, dan suasana yang dikehendaki.
 
8.  Menggambar Desain Tata Cahaya, Untuk memberikan gambaran teknis yang lebih jelas, perlu digambarkan tata letak lampu. Berdasar pada plot tata cahaya yang dibuat maka rencana penataan lampu bisa digambarkan. Semua jenis dan ukuran lampu yang akan digunakan digambarkan tata letaknya. Sebelum menggambarkan tata letak lampu perlu diketahui dulu simbol – simbol lampu. Simbol gambar lampu mengelami perkembangan. Hal ini berkaitan dengan jenis lampu yang tersedia dan umum digunakan. Gambar di bawah memperlihatkan simbol – simbol lampu yang biasa digunakan.
 
2.  Produksi
 
              Proses pengambilan gambar di lapangan atau shooting, Pada tahap ini penata cahaya diberikan pengarahan dari seorang sutradara tentang rencana visual atau tata letak lighting serta mood yang diinginkan sutradara. Secara sistematis rencana ini dibuat kedalam breakdown script . Dengan breakdown script memudahkan semua element kru dalam bekerja nantinya. Sutradara mendiskusikan blocking lighting dan mood seperti apakah yang harus dibuat.
  1. Memperhatikan perbandingan Hi Light (bagian ruang yang paling terang) dan shade (bagian yang tergelap) agar tidak terlalu tinggi atau biasa disebut Hight Contrast.
  2. Perlu memperhatikan karakteristik tata cahaya dalam kaitannya dengan kamera yang digunakan.
  3. Menjaga semua peralatan tata cahaya yang di gunakan.
  4. Bekerja sama dengan sang kameramen juga sutradara dalam penempatan lighting dan segi penataan cahaya agar sesuai dengan scene dan shoot yang di ambil.
3.  Pasca Produksi
 
            Tidak banyak hal yang dilakukan oleh penata cahaya dalam tahap ini yang dilakukan penata cahaya hanya sebatas :
  1. Merawat semua equipment yang telah di pakai, agar dapat beroperasi dan digunakan untuk pembuatan / tahap selanjutnya.
  2. Me – review hasil tata cahaya yang telah di record saat produksi oleh editor.
  3. Presentasi dan Evaluasi.
3. Peran Dan Tanggung Jawab
 
             Seperti profesi lainnya, penata cahaya sebagai bagian dari kru produksi film dan televisi mempunyai tugas serta tanggung jawab yang spesifik. Pada umumnya seorang penata cahaya tidak bekerja sendiri (Kecuali untuk hal tertentu), dan secara umum tugas serta tanggung jawab penata cahaya meliputi :
  1. Berdiskusi dengan produser serta sutradara, membahas tentang rencana produksi..
  2. Mempelajari Naskah.
  3. Menginterplementasikan sebuah adegan atau scene.
  4. Memberi masukan bagaimana agar bisa mendapatkan mood pencahayaan yang baik.
  5. Memilih peralatan lighting serta penunjangnya.
  6. Bekerjasama dengan sutradara dan kameramen.
  7. Melakukan set lighting atau blocking lighting sesuai keinginan sutradara.
4.  Poses Penciptaan Karya
 
            Dalam proses penciptaan suatu karya, seorang seniman atau kreator dalam menuangkan ide – idenya dapat melalui beberapa tahapan, diantaranya :
  1. Membuat desain untuk menemukan suatu bentuk yang optimal.
  2. Penyelesaian bentuk karya dengan media yang disesuaikan.
            Kesuksesan dalam menghasilkan suatu karya ditentukan oleh pengaturan atau penyusunan unsur – unsur berdasarkan kaidah – kaidah komposisi, seperti gelap – terang, tekstur dan warna dalam karya tersebut. Sedangkan komposisi adalah kesatuan, keseimbangan dan irama.
 
            Kesatuan dapat digolongkan menjadi tiga tipe, yaitu: statis, dinamis, dan metastatis. Statis memiliki sifat tenang dan stabil, dinamis memiliki sifat fleksibel dan mudah menyesuaikan, dan metastatis memiliki sifat campuran antara statis dan dinamis.
 
            Keseimbangan artinya tidak berat sebelah, dalam hal ini seimbang berdasarkan nilai rasa. Keseimbangan dalam komposisi dibedakan menjadi tiga macam, yaitu : Simetris, Asimetris dan Memusat. Keseimbangan simetris, unsur bagian kiri dan kanan sama persis. Sebagai contoh, hiasan kepala kala yang terdapat pada pintu masuk candi, motif hias kain tenun atau kain ikat, topeng, dsb. Keseimbangan asimetris, unsur bagian kiri dan kanan tidak sama, namun memiliki kesan rasa seimbang. Sedangkan keseimbangan memusat, penyusunan unsur-unsur rupa secara terpusat atau fokus pada tengah – tengah bidang.
 
            Irama merupakan penyusunan unsur – unsur rupa secara teratur dari pengulangan suatu unsur rupa. Ini maksudnya untuk menimbulkan kesan gerak pada suatu bentuk. Macam – macam tipe dalam irama, yaitu type repetitive (pengulangan unsur – unsur yang sama), type alternative (pengulangan unsure – unsur secara selang – seling antara unsur – unsur yang berbeda), type progresif (pengulangan dengan perubahan ukuran atau perubahan bentuk dari suatu unsur, dsb).
 
5. Kendala Produksi
 
            Kendala dan kesalahan bisa terjadi pada siapapun demikian juga bisa terjadi pada seorang penata cahaya. Kesalahan bisa diminimalisasi bahkan seharusnya bisa di hindari jika kita bisa melewati semua prosedur dengan baik. Berikut merupakan kesalahan – kesalahan berdasarkan pengalaman penulis serta teman – teman dilapangan :
  1. Persiapan peralatan shooting termasuk peralatan tata cahaya dan pendukungnya memang dipersiapkan oleh teknisi. Tapi baiknya, sebagai penata cahaya anda juga harus ikut mengecek secara keseluruhan apakah peralatan lighting serta alat pendukung lainnya bisa bekerja dengan baik. Bukan tidak boleh percaya pada teknisi yang memang bertugas menyiapkan peralatan, karena sebagai penata cahaya seharusnya andalah ”yang paling tahu” tentang semua fungsi peralatan lighting.
  2. Dilapangan apapun bisa terjadi, karena merasa sudah terbiasa dengan kondisi yang mirip atau sama, terkadang penata cahaya menyepelekan tempat atau lokasi pengambilanset lokasi. Sebelum berangkat ke lapangan. Jangan terlalu berasumsi bahwa dilapangan sama saja. Jika anda tidak sempat untuk hunting lokasi yang akan dijadikan tempat pengambilan gambar.
  3. Produksi acara televisi dan film merupakan teamwork, saling keterkaitan antara satu kru dengan kru yang lainnya. Sebuah produksi akan berantakan ketika kerjasama tidak berjalan dengan baik. Kerjasama yang baik adalah ketika kita tahu persis semua job desk masing – masing. Kita harus sepakat untuk saling menghargai, dan ini yang dinamakan profesionalisme. Adu argumentasi adalah hal yang sangat wajar bahkan baik, tapi lakukanlah hal tersebut pada saat pra produksi atau saat break produksi.
  4. Penyakit alamiah ini bisa terjadi pada siapapun adalah lupa, termasuk pada seorang penata cahaya professional sekalipun. Karena lupa, bisa sangat membahayakan sebuah produksi. Kesalahan lupa ini biasanya karena factor kesengajaan juga.
6. Solusi
  1. Persiapan yang matang sebelum shooting dari pra produksi, produksi hingga pasca produksi.
  2. Pelajari semua konsep, teknis dan fungsi yang ada pada lighting, terlebih jika peralatan tersebut jenis terbaru dan belum pernah anda gunakan secara detail fungsinya.
  3. Hunting lokasi sebelum shooting agar lebih mudah beradaptasi dengan lokasi yang akan anda ambil gambar dan set penempatan lighting dalam proses shooting nanti.
  4. Selalu menjaga hubungan baik terhadap semua kru terutama sutradara, karena sutradaralah yang bertanggung jawab dalam sebuah produksi hingga hasil film yang akan dibuat menjadi master.
5. Jangan membawa persoalan pribadi kedalam sebuah produksi, karena dapat memecah konsentrasi penata cahaya itu sendiri yang berakibat “lupa”, Kemudian berkembang ke arah lebih fatal dalam sebuah proses produksi film yang akan dibuat. (Riezky Adrian, 25/2/2013).
 
 
 
 
 
 
 
Comments
  1. These are typically so pretty! Thanks so much for sharing them.:)

  2. I wish I had stumbled across this page earlier, but thank you so much for sharing it! What a refreshing and informative article and writing style. Considering the content, that is a pretty impressive feat – give yourself a pat on the back. Thanks you, I have discovered something new here, which I like to try and achieve everyday. I have placed a link to this page from my Google+ page, I hope that’s alright?

  3. Good article! We are linking to this great content on our site.
    Keep up the great writing.

  4. Meri Damis says:

    I was recommended this blog by my cousin. I am not sure whether this post is written by him as nobody else know such detailed about my difficulty. You are incredible! Thanks!

  5. I don’t write a leave a response, however after looking at through a bunch of
    responses on this page Lembar Kerja Lighting / Penata Cahaya | El
    Maroune. I do have 2 questions for you if it’s okay.
    Could it be simply me or does it look as if like some of these responses appear like they are written by brain dead visitors?😛 And, if you are posting on other places, I would like to follow you.
    Could you make a list of every one of your social
    community pages like your linkedin profile, Facebook page or twitter feed?

  6. I have read several just right stuff here. Certainly worth bookmarking for revisiting. I surprise how so much effort you place to make one of these great informative website.

  7. ihop coupons says:

    Asking questions are actually nice thing if you are not understanding
    somnething fully, but this piece of writing offfers pleasat understanding even.

  8. I went over this web page plus i conceive you have a number of excellent info, saved to my bookmarks (:.

  9. If only I had discovered this web-page quicker, it would have saved me so much time. The way in which you have written piece is both interesting, and also very easy to understand and a pleasure to read. Not an easy task considering the subject matter. Thank you, I have learnt something new today, which I like to try and achieve everyday. As my old mum said “a day gone without learning is a day wasted!”. I learnt a great deal from this article, thank you. If you’re okay with it, I’d like to place a link to here from Twitter, is that OK?

  10. Lewis Turja says:

    As a Newbie, I am always exploring online for articles that can aid me. Thank you

  11. Skin Care says:

    I loved as much as you’ll receive carried out right here. The sketch is tasteful, your authored material stylish. nonetheless, you command get bought an edginess over that you wish be delivering the following. unwell unquestionably come more formerly again as exactly the same nearly a lot often inside case you shield this increase.

  12. Jamie Nauyen says:

    We’re a group of volunteers and starting a new scheme in our community. Your site provided us with valuable info to work on. You’ve done a formidable job and our whole community will be grateful to you.

  13. I was suggested this blog by my cousin. I’m not sure whether this post is written by him as nobody else know such detailed about my trouble. You’re wonderful! Thanks!

  14. certainly like your web site however you need to check the spelling on several of your posts. Several of them are rife with spelling problems and I in finding it very troublesome to tell the reality nevertheless I’ll certainly come back again.

  15. Just wanna tell that this is handy , Thanks for taking your time to write this.

  16. great publish, very informative. I’m wondering why the opposite experts of this sector don’t realize this. You must continue your writing. I’m sure, you’ve a huge readers’ base already!

  17. Hi my loved one! I wish to say that this post is awesome, nice written and come with approximately all important infos. I’d like to look more posts like this.

  18. I like the efforts you have put in this, appreciate it for all the great content.

  19. I got what you intend, regards for putting up.Woh I am pleased to find this website through google. “Delay is preferable to error.” by Thomas Jefferson.

  20. Humberto says:

    I like the valuable information you provide in your
    articles. I will bookmark your blog and check again here regularly.
    I am quite sure I’ll learn lots of new stuff right here!
    Best of luck for the next!

  21. Hello great website! Does running a blog like this require a
    great deal of work? I’ve virtually no expertise in coding however I was hoping to
    start my own blog soon. Anyhow, should you have any suggestions or techniques for new blog owners please
    share. I understand this is off topic but I just had to ask.
    Many thanks!

  22. Thank you for some other fantastic post. Where else may anybody get that type of information in such a perfect
    approach of writing? I’ve a presentation next week, and I’m
    at the look for such information.

  23. Very energeti article, I loved that bit. Will there be a part 2?

  24. Alat Teknik says:

    You aree soo interesting! I don’t believe I’ve truly read
    through something like this before. So nice to find
    another person witgh unique thoughts on this topic.
    Really.. many thanks for starting this up. Thhis website is something that is nneeded onn the internet, someone with a
    llittle originality!

  25. It’s actually a great and useful piewce
    of info. I am glad that you simply shared this useful info with us.
    Please stay us up to date like this. Thank you for sharing.

  26. Jens says:

    I pay a visit day-to-day a few websites and information sites to read content,
    but this web site provides feature based content. Jens

  27. For example depending of what model of Xbox 360 you will discover
    different methods for connecting it in your pc, 3 in truth.
    He or she gets free access right into the kid’s bedroom and cellular telephone.
    Tech news updates Whisper: This app allows one to post secrets anonymously and as
    well permits one to chat to users as part of your geographic
    area.

    This all comes to being or knowing a Hokie
    Club member with significant ranking that incorporates a good parking spot.
    Just examine Canon City secondary school and middle school in Colorado where students were accused of exchanging countless naked
    photos by utilizing Vault, a secret phone app.

  28. cctv acronym says:

    This works well for enhancing security therefore inside a broader way at premises.
    The PTZ cameras come handy when you find yourself securing a
    considerable area like your lawn, your garage or perhaps your front lawn. Cctv careers
    It helps that you know that’s at the threshold before you open it
    to the stranger.

    Down sides however include the belief that digital systems can now and again crash or digest, and which
    they are more expensive. A camera can point the individual who did the violation and it may show what sort of
    crime was done.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s