Empek – empek Palembang, Lemak Nian Rasonyo Cek.

Posted: March 10, 2013 in News
Empek - empek Lenjer
 
Empek – empek Palembang sesuai namanya merupakan makanan khas palembang, Sumatra selatan yang terbuat dari bahan dasar ikan dan sagu. Penyajian empek – empek palembang selau ditemani dengan semangkuk kuah pedas berwarna coklat kehitaman yang biasa disebut dengan Cuko “Cuka”.
 
Menurut sejarahnya, empek – empek telah ada sejak masuknya perantau China Ke Palembang, yaitu sekitar abad ke – 16, saat Sultan Mahmud Badaruddin III berkuasa di kesultanan Palembang Darussalam. Nama empek – empek atau pempek diyakini bersala dari sebutan “Apek”, yaitu sebutan untuk lelaki tua keturunan china.
 
Berdasar cerita rakyat, sekitar tahun 1617 seorang apek berusia 65 tahun yang tinggal di daerah perakitan (tepian sungai musi) merasa prihatin menyaksikan tangkapan ikan yang berlimpah di sungai musi. Hasil tangkapan itu seluruhnya dimanfaatkan dengan baik, hanya sebatas digoreng dan dipindang. Si apek kemudian mencoba alternatif lain. Ia mencampur ikan giling dengan tepung tapioka, sehingga menghasilkan makanan baru. Makanan baru tersebut dijajakan oleh apek dengan berkeliling sepeda keliling kota.
 
Oleh karena penjualannya berkeliling dengan sepeda dan pembelinya sering mengejar terburu – buru, maka dengan spontan para pelanggannya sering memanggil dengan sebutan “pek” atau “sipek” (Dalam bahasa tionghoa berarti paman), dan sering diucapkan berulang kali menjadi “pek pek”, maka makanan tersebut akhirnya terkenal dengan sebutan empek – empek palembang.
 
Menurut cerita jaman dahulu warga etnik tionghoa mencari penghidupan di palembang dengan cara  berdagang, dan dalam upacara adapt tertentu mereka menyajikan makanan dengan bahan dasar ikan dan tepung tapioka (sagu) untuk keperluan adat, Baru kemudian pada tahun 1916, makanan tersebut dijual oleh keturunan Indonesia bernama sipek.
 
Dalam perjalanannya empek – empek palembang sendiri mengalami banyak pengembangan menjadi beragam jenis, seperti kapal selam, adaan, dan lenjer. Untuk anda yang tinggal dijakarta tidak perlu jauh – jauh untuk mencari empek – empek khas palembang, hanya dengan mengunjungi Kedai Empek – empek Cek Yani di Jl. Bukit Duri Tanjakan, Jakarta Selatan anda dapat menikmatinya dengan harga yang bersahabat, seporsi empek – empek ini dihargai Rp. 5.000 – Rp. 10.000 tergantung jumlah porsi yang anda inginkan. (Riezky Adrian, 8/3/2013).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s