Amanah VS Khianah

Posted: June 21, 2015 in PSYCHOLOGY

Amanah VS Khianah

Jakarta, 22/6/2015 – Di segala aspek kehidupan bermasyarakat maupun pribadi, seringkali kita berhadapan dengan kedua karakter ini. Orang yang bisa dipercaya secara lisan maupun perbuatan seakan langka di jumpai, namun ketika khianah mendarah daging dan tumbuh subur dalam segala aspek kehidupan maka kehancuran perlahan menggrogoti setiap karakter individu.

Kata amanah diambil dari bahasa arab yang artinya “Dapat dipercaya” dan Khianah “Khianat”, Amanah terbentuk dari beberapa karakteristik pribadi seseorang, contoh : Objektifitas dan Integritas.

Objektifitas adalah hal yang berkaitan dengan tingkat kejujuran seseorang dalam menentukan, menilai dan mengambil sebuah keputusan, apakah hal tersebut sesuai atau berlawanan dengan hati nuraninya.

Integritas adalah hal yang masih ada kaitannya dengan objektifitas, jika seseorang sudah dibentengi dengan kejujuran maka ucapan dan perilakunya akan timbul keserasian. Dari hal tersebut melahirkan benih kebijaksanaan dalam bertutur kata, kewibawaan dalam ruang lingkup sosial maupun pribadi serta kehormatan yang secara tidak langsung akan disandang orang tersebut tanpa melakukan hal yang berlawanan dengan hati nuraninya.

Namun khianah terbentuk dari karakteristik yang berlawanan dari amanah bahkan cenderung ke arah yang dzalim, Contoh : Manipulatif.

Ketika seseorang cacat akan nilai objektifitas, integritas dan konsisten dalam dirinya maka cenderung berperilaku Manipulatif “Menipu dan menghalalkan segala cara” demi keuntungan diri sendiri maupun koloninya. (Riezky Adrian).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s